Saturday, October 24, 2015

Tugas 2 - Teori Organisasi Umum - Organisasi apa yang ingin kamu punya setelah lulus dari Univ. Gunadarma?


            Definsi organisasi menurut saya adalah suatu kumpulan orang yang terdiri dari 2 orang atau lebih yang memiliki tujuan yang sama. Organisasi sangat penting di dalam lingkungan kita bergaul. Mengapa? Karena, kita dapat bersosialisasi satu dengan yang lainnya. Kita juga dapat saling bertukar pikiran.  Organisasi tidak hanya membahas yang bersangkutan saja, banyak organisasi-organisasi yang dibentuk melalui hobi. Selain itu, di dalam organisasi ini juga ini juga akan menemukan orang-orang yang tidak pernah kita duga. Saya memiliki organisasi remaja, yang mana organisasi saya ini memiliki jumlah anggota yang cukup banyak. Tidak hanya anggota, organisasi kami juga memiliki struktur. Yang mana, kami memiliki Pembina, Ketua, Sekretaris dan anggota lainnya.
Organisasi SPARK!

            Seperti tugas pertama yang saya buat, saya memilih untuk mengambil Organisasi Niaga. Saya tidak menjelaskan detail apa itu organisasi niaga. Disini saya akan menjelaskan sedikit. Organisasi Niaga adalah perkumpulan social yang dibentuk oleh masyarakat, baik berbadan hukum maupun yang tidak berbadan hukum, yang berfungsi sebagai sarana partisipasi dalam pembangunan bangsa dan negara. Tidak hanya itu, terdapat juga macam-macam organisasi niaga, diantaranya adalah:
a.       Perseroan Terbatas (PT)
·         Perseroan Terbatas dahulu disebutNaamloze Vennootschaap (NV), yaitu suatu persekutuan untuk menjalankan usaha yang memiliki modal terdiri dari saham-saham, yang pemiliknya memiliki bagian sebanyak saham yang dimilikinya.
·         Perubahan kepemilikan perusahaan dapat dilakukan tanpa perlu membubarkan perusahaan. Setiap orang dapat memiliki lebih dari satu saham yang menjadi bukti pemilikan perusahaan. Pemilik saham memiliki tanggung jawab yang terbatas yaitu sebanyak saham yang dimiliki.
·         Apabila utang perusahaan melebihi kekayaan perusahaan, maka kelebihan utang tersebut tidak menjadi tanggung jawab para pemegang saham. Apabila perusahaan mendapatkan keuntungan maka keuntungan tersebut dibagi sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

b.      Persekutuan Komanditer (CV)
· Persekutuan Komanditer atau biasa disebut CV (Commanditaire Vennootscap) adalah suatu persekutuan yang didirikan oleh seorang atau beberapa orang yang mempercayakan uang atau barang kepada seorang atau beberapa orang yang menjalankan perusahaan dan bertindak sebagai pemimpin.
·         Bentuk CV dibagi menjadi 3 yaitu CV Murni, CV Campuran dan CV Bersaham.
·         CV Murni hanya terdapat satu sekutu komplementer, yang lain merupakan sekutu komanditer.
·         CV Campuran terbentuk dari suatu firma yang membutuhkan tambahan modal. Dimana sekutu firma tersebut menjadi sekutu komplementer sedangkan sekutu lain menjadi sekutu komanditer.
·         CV Bersaham adalah CV yang mengeluarkan saham yang tidak dapat diperjualbelikan. Sekutu komplementer maupun komanditer mengambil satu saham atau lebih.

c.       Joint Ventura
Joint Ventura atau Perusahaan Patungan adalah sebuah kesatuan yang dibentuk antara 2 pihak atau lebih untuk menjalankan kegiatan ekonomi bersama. Perusahaan ini umumnya untuk suatu proyek khusus saja dan bisa berupa badan hukum, kemitraan atau struktur resmi lainnya bergantung pada jumlah pertimbangan seperti pertanggungjawaban pajak dan kerugian

d.      Koperasi
·         Koperasi adalah suatu jenis badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum yang melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berasaskan kekeluargaan. Tujuan koperasi adalah mensejahterakan anggotanya (menurut UUD 1945 pasal 33 ayat 1). Jenis-jenis koperasi antara lain:
·         Koperasi simpan pinjam, yaitu koperasi yang bergerak di bidang simpanan dan pinjaman.
·         Koperasi konsumen, yaitu koperasi yang beranggotakan para konsumen dengan menjalankan kegiatan jual beli barang konsumen.
·         Koperasi produsen, yaitu koperasi yang beranggotakan para pengusaha UKM dengan menjalankan kegiatan pengadaan bahan baku dan penolong untuk anggotanya.
·         Koperasi pemasaran, yaitu koperasi yang menjalankan kegiatan penjualan produk atau jasa koperasi anggotanya.
·         Koperasi jasa, yaitu koperasi yang bergerak di bidang usaha jasa lainnya.

e.       Kartel
Kartel adalah kelompok produsen mandiri yang bertujuan menetapkan harga, membatasi suplai dan kompetisi.

            Setelah membaca semua penjelasan diatas, saya tertarik untuk membuka organisasi Joint Venture. Mengapa? Lagi lagi mengapa? Karena, sistem yang diterapkan adalah “patungan” jadi, jika kita ingin membuka perusahaan dengan organisasi joint venture, kita cukup mencari perusahaan yang bersedia menerima kita sebagai anakannya.
            Seperti yang saya alami di dalam dunia olshop, walaupun bukan menerapkan sistem patungan, namun setiap produsen pasti membutuhkan seseorang atau instansi yang mampu memasarkan produk yang mereka buat. Sehingga, kita sebagai yang empunya online shop bisa melakukan kerja sama dengan pihak produsen, dengan cara reseller. Hal ini sangat memberikan dampak yang baik, keuntungan juga dapat dirasakan oleh kedua belah pihak. Hanya saya, kita harus memberikan waktu ekstra untuk lebih sering berada di depan gadget kita.

            Demikianlah Tugas 1 dan Tugas 2 mata kuliah softskill, Teori Organisasi Umum ini dapat saya selesaikan. Teman-teman juga dapat melihat Tugas 1 saya melalui link http://tam-sky.blogspot.co.id/2015/10/tugas-1-teori-organisasi-umum-organisasi.html sebagai referensi kalian. Apabila ada salah kata, mohon dimaafkan. Terimakasih.

TUGAS 1 - Teori Organisasi Umum - ORGANISASI

PT. COCA-COLA


1.    SEJARAH DAN PERKEMBANGAN
1.1            Perkembangan Coca-Cola
Keberhasilan PT.Coca-Cola di seluruh Dunia berawal dari DR. Jhon Pemberton pada tanggal 8 Mei 1886, beliau adalah seorang ahli farmasi di Atlanta, Georgia, Amerika Selatan. Ia pertama kali menemukan ramuan sirup karamel berwarna dalam sebuah katel kuningan yang kemudian dikenal dengan minuman yang sangat nikmat dan menyegarkan dan diberi nama “Coca-Cola”. Karena dinilai mempunyai prospek yang menguntungkan kemudian penemuan ini didaftarkan pada direktorat hak paten Amerika pada tahun 1893, sehingga hak atas pembuatan minuman ringan Cola-Cola sepenuhnya dimiliki oleh DR. Jhon Pemberton. Setelah ia wafat, maka  penemuan ini diwariskan kepada Asa Cendler, pada tahun 1891, hingga akhirya Mr. Cendler mendirikan perusahaan dengan nama The Coca-Cola Company, di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat. Hingga saat ini perusahaan tersebut menjadi kantor pusat Coca-Cola di seluruh dunia. Pada tahun 1919, The Coca-Cola Company dijual kepada investor dengan harga 25 juta dolar.

Pada tahun 1923, Robert W.Woodruff diangkat sebagai presiden Coca-Cola Company dan selama dalam masa kepemimpinannya (lebih dari enam dekade) telah membawa bisnis Cola-Cola mencapai sukses dagang yang produkya terkenal diseluruh dunia. Rekan kerja dan pengurus keuangan bisnis Dr Pemberton, yaitu Frank M Robinson, kemudian menyarankan untuk memakai nama dan tulisan “Coca-Cola” dengan huruf-huruf miring mengalir, yang sekarang menjadi terkenal di seluruh dunia. Mr Robinson berpikir bahwa” Dua huruf “C” akan terlihat bagus dalam iklan” Pada tahun pertama, Dr Pemberton menjual 25 galon sirup yang diangkut dalam tong kayu berwarna merah menyala. Warna merah kemudian menjadi warna khusus yang dihubungkan dengan merek minuman nomor satu ini. Coca-Cola pertama kali dikenal sebagai produk yang dijual di tempat-tempat penjualan minuman dengan sistem “fountain” (mesin kran). Seorang pedagang permen, Joseph A Biedenharn dari Missisipi kemudian mencari cara untuk dapat menghidangkan minuman menyegarkan ini untuk piknik, dan mulailah ia menawarkan CocaCola yang dikemas dalam botol, dengan menggunakan sirup yang dikirim dari Atlanta, selama musim semi yang sibuk pada tahun 1894. Pada tahun 1899, proses pembotolan  Coca-Cola berskala besar dimulai pemilik The Coca-Cola Company yang memberikan hak pembotolan eksklusif kepada Joseph B Whitehead dan Benjamin F Thomas dari Chattanooga, Tennessee. Kontrak ini menandai dimulainya sistem pembotolan yang unik dan independen dari The Coca-Cola Company, dan merupakan dasar dari pengoperasian Perseroan miniman ringan tersebut hingga kini (Sumber: Company Profile PT. CCBI Central Java).


1.2            Perkembangan PT. Coca-Cola Botling Indonesia
PT. Coca-Cola masuk ke indonesia dan mulai diperdagangkan pada tahun 1932 oleh De Netherlands Indische Mineral Water fabrik Jakarta di bawah manajemen Bernie Vonings dari Belanda, Setelah Proklamasi Kemerdekaan dan masuknya para pemegang saham dari Indonesia, perusahaan ini berganti nama menjadi Indonesia Beverages Limited (IBL). Tahun 1971 IBL menjalin kerjasama dengan tiga perusahaan Jepang : Mitsui Toatsu Chemical Inc. Mitsui & Co.Ltd dan Mikuni Coca-Cola Bottling Co. membentuk PT. Djaya Beverages Bottling Company (DBBC). Pada tanggal 12 Oktober 1993, Coca-Cola Amatil Limited (CCA) sebuah perusahaan publik dari Australia yang merupakan pabrik pembotolan Coca-Cola terbesar di dunia untuk pabrikasi, distribusi dan pemasaran produk the Coca-Cola Company telah mengambil alih kepemilikan DBBC dan berubah namanya menjadi  Coca-Cola Amatil Indonesia, Jakarta. Sampai saat ini, CCA didukung oleh 11 pabrik pembotolan dan sekitar 9.000 karyawan, melayani lebih dari 400.000 pelanggan di seluruh Nusantara. Coca-Cola merupakan perusahaan asing yang paling berhasil beroperasi di Asia karena keunikan produk dan sistem pemasarannya serta pemahamannya terhadap pasar lokal/budaya lokal. Sebelas pabrik pembotolan yang ada di Indonesia terdapat di: Semarang, Bandar Lampung, Padang, Ujung Pandang, Medan. Surabaya, Bandung, Bali, Jakarta, Banjarmasin, Manado(Sumber: Company Profile PT. CCBI Central Java).


1.3            Perkembangan PT. Coca-Cola Botling Indonesia Central Java
Sejarah Coca-Cola di Jawa Tengah dirintis oleh 2 orang pengusaha, yaitu Portugius Hutabarat (almarhum) dan H. Mugiyanto. Nama yang dipilih adalah PT. Pan Java Botling Company, yang resmi didirikan pada tanggal 1 November 1974, akan tetapi perusahaan ini baru mulai berproduksi pada tanggal 5 Desember 1974, tanggal yang sering diperingati sebagai hari jadi PT. Coca-Cola Jawa Tengah. Karena perkembanganya yang pesat maka pada bulan april 1992 PT. Pan Java Botling Company melakukan kerja sama dengan Coca-Cola Amatil Limieted di Australia, sehingga sejak saat itu PT Pan Java Botling Company berubah namanya menjadi PT Pan Java CocaCola. Karena adanya tahap awal dari rencana marger yang diusulkan antara perusahaan-perusahaan dalam kelompok usaha Coca-Cola, maka sejak tanggal 1 Agustus 1999 terjadi perubahan nama badan hukum dari PT. Pan Java Coca-Cola manjadi PT. Coca-Cola Amatil Indonesia yang melanjutkan kegiatan dalam bidang industri pembotolan air minum ringan dan usaha jasa distribusi, agen pemarasaran minuman ringan. Pada tahun 2003 terjadi perubahan nama lahi menjadi PT. Coca Cola Botling Indonesia Central Java hingga sekarang.

Pusat pemasaran Coca-Cola Botling Indonesia Semarang Operations tersebar di wilayah Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Exs.Karisidenan Madiun. Didukung oleh sembilan Sales Center dan delapan  Sub Sales Center yang memiliki lebih dari 75.000 dister atau pengecer, mengisyaratkan besarnya dukungan ekonomi yang diberikan kepada keluargakeluarga yang mempunyai usaha di sektor industri ini. Dengan direct selling sebagai sistem distribusi, Coca-Cola mengupayakan dan mengutamakan Kepuasan Pelanggan sebagai pelayanan yang utama(Sumber: Company Profile PT. CCBI Central Java).



2.     MISI DAN VISI PT. COCA-COLA BOTLING INDONESIA
Saat ini semua pabrik Coca-Cola di seluruh Indonesia bertekad untuk meningkatkan nilai pemegang saham dengan menjadi perusahaan minuman non-alkohol terdepan dalam memuaskan konsumen dan pelanggan dengan produk dan layanan berkualitas tinggi melalui kinerja orang-orang yang dinamis dan berdedikasi. Sehubungan dengan kemajuann di era globalisasi maka sebuah perusahaan besar perlu memfokuskan diri dengan tujuan bisnisnya dengan harapan sasaran tergetnya dapat dicapai dengan efektifitas dan efesiensi. Agar dapat memenuhi semua itu maka perlu adanya penanganan pihak ketiga untuk pengelolaan Sumber Daya Manusia, Misi Coca-Cola adalah menjadi perusahaan air minum terkemuka di dunia dan salah satu kunci untuk mencapai hal ini adalah kinerja dari para karyawan (Sumber: Company profile PT.CCBI Central Java).




Baca Juga:
a.      Bentuk Organisasi

b.      Struktur Organisasi

c.       Kelebihan dan Kekurangan Organisasi

d.      Penulisan Saya mengenai Organisasi






TUGAS 1 - Teori Organisasi Umum

BENTUK ORGANISASI PT. COCA-COLA
Sebelum mendalami tahap ini, saya akan menjelaskan sedikit mengenai Organisasi Garis dan Staff. Mengapa demikian? Menurut sumber yang saya dapat, PT. Coca-Cola menerapkan bentuk organisasi garis dan staff. Selain itu, struktur organisasinya menganut mekanisme formal. Yang mana, sebuah organisasi dapat dikelola dan dapat menunjukkan kerangka serta disusun polanya terhadap hubungan, fungsi, bagian posisi maupun orang yang menunjukkan  kedudukan, tugas, wewenang serta tanggung jawab dalam organisasi. Di dalam bentuk organisasi staff, terdapat satu atau lebih orang yang ahli di bidang dan tugasnya, memberi nasihat dan saran dalam bidangnya kepada pejabat dan pemimpin dalam organisasi ini.
Berikut ini, merupakan penjelasan lebih detail mengenai Organisasi Garis dan Staff, sehingga kita dapat membedakan dengan organisasi lainnya:
1.     Pengertian Organisasi Garis dan Staff
Organisasi garis dan staf merupakan kombinasi dari organisasi lini, asaz komando dipertahankan tetapi dalam kelancaran tugas pemimpin dibantu oleh para staff, dimana staff berperan memberi masukan, bantuan pikiran saran-saran, data informasi yang dibutuhkan.

2.     Kelebihan:
a.      Asas kesatuan komando tetap ada. Pimpinan tetap dalam satu tangan
b.      Adanya pembagian tugas yang jelas
c.      Kerjasama dan koordinasi dapat dilaksanakan dengan jelas
d.      Pengembangan bakat segenap anggota organisasi terjamin
e.      Staffing dilaksanakan sesuai dengan prinsip the right man on the right place
f.       Adanya tugas yang jelas antara pimpinan staf dan pelaksana
g.      Tipe organisasi garis dan staf fleksibel (luwes) karena dapat ditempatkan pada organisasi besar atau kecil
h.      Pengambilan keputusan relative mudah, karena mendapat bantuan atau sumbangan pemikiran   dari staff
i.        Koordinasi mudah dilakukan, karena ada pembagian tugas yang jelas
j.        Disiplin dan moral pegawai biasanya tinggi, karena tugas sesuai dengan spesialisnya.  Diperoleh manfaat yang besar bagi para ahli.

3.     Kelemahan:
a.       Kelompok pelaksana terkadang bingung untuk membedakan perintah dan bantuan nasihat
b.      Persaungan tidak sehat antara pejabat yang satu dengan pejabat yang lainnya.
c.       Tugas pokok orang-orang sering dinomorduakan.
d.      Solidaritas pegawai kurang, karena adanya pegawai yang tidak saling mengenal
e.       Sering terjadi persaingan tidak sehat, karena masing-masing menganggap tugas yang  dilaksanakannyalah yang penting
f.       Pimpinan lini mengabaikan advis staf
g.       Apabila tugas dan tanggung jawab dalam berbagai kerja antara pelajat garis dan staf tidak tegas, maka akan menimbulkan kekacauan dalam menjalankan wewenang
h.      Pengunaan staf ahli bisa menambah pembebanan biaya yang besar
i.        Kemungkinan pimpinan staf melampaui kewenangan stafnya sehingga menimbulkan ketidaksenangan pegawai lini
j.        Kemungkinan akan terdapat perbedaan interpretasi antara orang lini dan staf dalam kebijakan dan tugas-tugas yang diberikan sehingga menimbulkan permasalahan menjadi kompleks.


Sumber:


TUGAS 1 - Teori Organisasi Umum

Struktur Organisasi PT.Coca-Cola


Tugas dan wewenang bagian dari setiap perusahaan :

Managing Manager 
Bertanggung jawab kepada para pemegang saham dalam kebijaksanaan (policy) dalam mencapai tujuan dengan mengambil keputusan dari laporan dan analisa para director secara cepat.

Marketing Director
Bertanggung jawab kepada Managing Manager terhadap semua aktivitas Marketing Manager dalam menangani sub divisi Coca Cola, sub divisi Diet Coke, sub divisi Coca cola Zero, sub divisi Fanta, sub divisi Sprite, sub divisi Frestea, dan sub divisi Ades.

Marketing Manager
Bertanggung jawab untuk menangani segala aktivitas yang dijalankan oleh masing - masing sub divisi. Seperti, sub divisi Coca Cola, sub divisi Diet Coke, sub divisi Coca cola Zero, sub divisi Fanta, sub divisi Sprite, sub divisi Frestea, dan sub divisi Ades.

Finance Director
Bertanggung jawab dan mengawasi atas penggunaan dana perusahaan.

Technical Director
Bertanggung jawab atas kegiatan produksi pada perusahaan, mengatur keseimbangan antara investasi  dan produksi.

Coorp. Affair's Director
Membela produk yang menghadapi masalah publik.

HRD Director
Mengatur masalah administrasi yang berkaitan dengan masalah karyawan / ketenagakerjaan seperti pengangkatan pegawai baru, pelatihan karyawan, pemberhentian karyawan dan sebagainya.

Brand Manager 
Bertanggung jawab kepada Marketing Manager dalam menangani produk "Coca Cola" dari segi pemasaran, promosi distribusi, finansial, dan strategi pemasaran lainnya.




TUGAS 1 - Teori Organisasi Umum

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN
PT COCA-COLA BOTTLING

Pada suatu perusahaan atau produk tidak selalu memiliki kelebihan saja.Perusahaan pasti memiliki kekurangan dan setiap kekurang tersebut dapat ditutupin dengan kelebihan yang dimiliki oleh produk tersebut. Salah satunya adalah PT Coca - Cola Bottling Indonesia produk minuman bersoda ini memiliki kebihan dan  kekurangan di antaranya adalah:

1.      Kelebihan dari PT Coca- Cola:
a.      SDM ynag besar dan terlatih
b.      Segmentasi pasar (hanya memproduksi minuman bersoda)
c.      Harga produk yang komputitif
d.      Keadaan distribusi dan pangsa pasar
e.      Loyalitas konsumen terhadap produk Coca- Cola
f.       Brand Image
g.      Pertumbuhan penjualan
h.      Keadaan distribusi dan pangsa pasar
i.        Riset dan sevelopment yang Intensif


2.      Kelemahan dari PT Coca-Cola:
a.      Ketersediaan bahan baku
b.      Biaya produksi yang tinggi
c.      Ancaman PT Coca - Cola terhadap pesaing produk The
d.      Kebijakan pemerintah
e.      Masuknya para pesaing baru
f.       Fluktuasi nilai tukar rupiah


Sumber:

Business English 2

Motivation Letter for Applying Information System Programme in Stevens Institute of Technology April 18, 2018 Graduat...